Spesifikasi teknis Seedance 2.0
| Item | Seedance 2.0 (dilaporkan secara publik) |
|---|---|
| Model family | Seedance (ByteDance / keluarga model Seed). |
| Input types | Multimodal: prompt teks, gambar referensi, klip video referensi pendek, dan audio (dapat menggabungkan beberapa jenis dalam satu permintaan). |
| Output types | Video (audio native didukung — generasi audio/video gabungan), sekuens single-shot atau multi-shot. |
| Typical resolution | Materi publik menekankan output 1080p (Full HD); anggap 1080p sebagai kualitas dasar. |
| Typical clip length | Panjang generasi yang dilaporkan umumnya ~5–60 detik per pekerjaan (output multi-shot yang lebih panjang dimungkinkan melalui stitching/sekuensing referensi). |
| Primary use cases | Produksi kreatif (iklan, video pendek), pravisualisasi untuk film/gim, konten pemasaran, pengeditan/ekstensi otomatis, pembuatan prototipe audiovisual. |
Apa itu Seedance 2.0?
Seedance 2.0 adalah model fondasi video multimodal generasi berikutnya dari ByteDance yang berfokus pada pembuatan video naratif sinematik multi-shot. Berbeda dari demo text-to-video single-shot, Seedance 2.0 menekankan kontrol berbasis referensi (gambar, klip pendek, audio), konsistensi karakter/gaya yang koheren antar-shot, dan sinkronisasi audio/video native — dengan tujuan membuat video AI berguna untuk alur kerja kreatif profesional dan pravisualisasi.
Fitur utama Seedance 2.0
- Input referensi multimodal — menggabungkan teks, beberapa gambar, klip pendek, dan audio untuk mengarahkan gaya, gerak, dan tempo.
- Multi-shot / kontinuitas naratif — dibangun untuk menjaga konsistensi karakter dan gaya di berbagai shot berurutan, mengurangi “drift” yang umum pada generator video single-shot.
- Audio native + lip sync — mendukung generasi yang dikondisikan oleh audio dan penyelarasan ucapan/fonem tersinkron dalam beberapa bahasa.
- Primitif kontrol sinematik — kontrol kamera/gerakan/penataan adegan yang eksplisit dalam prompt atau wrapper penyedia (ukuran shot, pergerakan kamera, batasan tempo).
- Pengeditan & ekstensi terarah — mengedit atau memperluas klip yang ada (menukar latar belakang/karakter, menyisipkan adegan) sambil mempertahankan area yang tidak diedit.
- Inferensi yang dioptimalkan — investasi rekayasa dari lini Seedance memprioritaskan kecepatan inferensi dan stabilitas multi-shot (Seedance 1.0 melaporkan distilasi multi-tahap dan percepatan runtime).
Seedance 2.0 vs sistem text-to-video terkemuka lainnya
| Kapabilitas | Seedance 2.0 (ByteDance) | Runway Gen-2 / Gen-4 (Runway) |
|---|---|---|
| Referensi multimodal (gambar/video/audio) | Ya — input referensi multimodal kaya & pengondisian audio. | Ya — pengondisian gambar/video/teks dengan transfer gaya dan struktur video sumber. |
| Koherensi naratif multi-shot | Ditekankan (klaim inti dari 2.0). | Meningkat di tiap rilis Gen; Runway menekankan komposisi dan transfer gaya namun kontinuitas multi-shot secara historis bervariasi. |
| Audio native / lip sync | Ya (diiklankan) — audio + lip sync yang selaras dalam berbagai bahasa disebutkan di halaman vendor. | Runway mendukung alur kerja suara/AV terpisah; lip sync terintegrasi bervariasi menurut model dan UI. |
| Kualitas output tipikal | 1080p sinematik (beberapa laporan 2K pada alur tertentu); kontrol estetika yang kuat. | Runway menawarkan iterasi cepat, kualitas tinggi (hingga 4K pada beberapa versi Gen) dan banyak preset kreatif. |
Interpretasi: Seedance 2.0 memposisikan dirinya sebagai model fondasi video yang filmis, berorientasi referensi, dan peka audio dengan penekanan khusus pada konsistensi naratif multi-shot — area yang tumpang tindih dengan (namun berbeda dalam penekanan dari) fokus alur kerja kreatif Runway dan riset difusi + upsampling dari Google.
Kasus penggunaan kreatif
- Pravisualisasi untuk film & gim — prototipe adegan cepat dari skrip + storyboard untuk membantu sutradara/kreator mengiterasi komposisi dan aksi.
- Pemasaran & konten bentuk pendek — pembuatan cepat iklan/video pendek dengan karakter dan tampilan merek yang konsisten.
- Pengeditan & ekstensi video otomatis — menambahkan adegan, mengganti latar belakang/karakter, atau memperpanjang rekaman sambil mempertahankan kontinuitas.
- Prototipe sinematografi / storyboard — membuat mockup adegan yang dapat diputar dengan lip sync dari storyboard dan panduan audio.
- Demo AV multibahasa & aset yang dilokalkan — menghasilkan audio+video tersinkron dalam berbagai bahasa untuk pengujian pemasaran internasional.